DPRD Jakarta Tentang Soal Ujian 'Anies Selalu Diejek Mega', Minta Guru Disanksi Lebih dari Teguran

1 Просмотры
Издатель
- Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan dengan munculnya nama Anies dan Mega di soal ujian.

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jkarta menyebut, soal itu dibuat oleh seorang oknum guru di Jakarta.

Pihak Disdik juga mengaku sudah menegur oknum guru tersebut agar tak mengulangi perbuatannya.

Namun ternyata Komisi E DPRD Jakarta meminta sanksi yang diberikan tak hanya beruga terguran.

Meski menggunakan nama Anies dan Mega, belum diketahui apakah merujuk pada nama Gubernur DKI Jakarta dan Megawati Soekarnoputri.

Dalam soal itu disebutkan Anies sering diejek oleh Mega, namun Anies tak pernah marah.

Komisi E DPRD DKI Jakarta berencana memanggil Disdik DKI Jakarta terkait soal itu.

Hal itu dilakukan untuk menggali keterangan tentang pembuatan soal ujian.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi E DPRD, Johnny Simanjutak.

Menurut Johnny, Disdik DKI Jakarta telah kecolongan.

Sebelumnya juga ada aksi rasial seorang oknum guru, sehingga menurutnya kejadian ini semacam pucuk gunung es.

Hanya sedikit yang terungkap.

"Kejadian seperti ini bisa saja ini semacam pucuk gunung es, hanya ini yang mungkin terungkap sampai ke permukaan," ucap Johnny.

Dikutip dari , Senin (14/12/2020), terkait soal itu, Kepala Disdik Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menyebut telah memberikan teguran kepada oknum guru yang membuat soal.

Guru tersebut mengaku soal itu dibuat karena terdapat unsur kompetensi pada mata pelajaran mengenai pembentukan karakter, integritas, sabar, dan tanggung jawab.

Redaksionalnya memang memiliki kesamaan dengan nama pejabat.

Namun guru itu mengaku tidak bermaksud mendukung maupun mencemarkan nama baik pejabat publik.

Sedangkan Johnny justru mendesak Disdik DKI untuk memberikan sanksi yang lebih berat guna memberi efek jera.

Ia mengatakan, diduga ada unsur kesengajaan dalam pembuatan soal itu.

Sebab, soal ujian itu disebut mengandung muatan politik praktis.

Padahal, oknum guru pembuat soal yang disebut berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya terjaga netralitasnya.

Selain itu, muatan konten dalam soal yang dipermasalahkan disebut tidak edukatif bagi siswa, lantaran soal tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Apalagi, muatan soal bisa dianggap mendiskreditkan tokoh tertentu.

"Jadi mengangkat nama Anies merisak Mega tapi merusak siswa juga karena muatannya tidak pas," tutur Jonny, yang merupakan politisi PDI-P ini.

Agenda pemanggilan Disdik DKI juga untuk mengetahui tentang standar operasional pembuatan soal ujian.

()

Artikel ini telah tayang di dengan judul Ada Soal Ujian "Anies Selalu Diejek Mega", DPRD Jakarta Akan Panggil Disdik untuk Klarifikasi,

Editor: Giri
Категория
Комедии
Комментариев нет.
Яндекс.Метрика